oleh

Anies Matta Pimpin Partai Gelora, Fahri Hamzah Wakilnya

-Nasional-235 views

Jakarta, Radar Pagi – Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan bahwa pendeklarasian Partai Gelora (Gelombang Rakyat) masih menunggu selesainya syarat administrasi dari Kementerian Hukum dan HAM. Namun soal susunan pengurus sudah terbentuk dan dari ketua umum hingga bendahara umum pernah menjabat sebagai anggota parlemen.

Duo inisiator Partai Gelora, Anis Matta dan Fahri Hamzah, akan menjadi Ketua dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora.

“Tanggal 10 hari ini, tadi sudah selesai diumumkan bahwa Ketua Umum kita adalah Pak Anis, saya Wakil Ketua Umum, Sekjen-nya Pak Mahfudz Sidik, Bendahara Umum-nya adalah Pak Ahmad Riyaldi. Kami berempat ini memang pernah menjadi anggota DPR,” kata Fahri di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).

Dia menambahkan bahwa Partai Gelora saat ini juga masih mempersiapkan jajaran pengurus hingga ke pelosok Indonesia. Bahkan pihaknya telah membuat susunan pengurus regional atau wilayah.

Susunan pengurus wilayah itu, yakni M. Syahfan sebagai ketua bidang pengembangan wilayah Sumatera dan Ahmad Zairofi jadi ketua pengembangan wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Sedangkan Ahmad Zainudin menjadi ketua pengembangan wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Sementara Rofi Munawar menjadi ketua pengembangan wilayah Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara. Adapun A Faradise menjabat sebagai ketua pengembangan wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur.

Menurut Fahri, struktur pengurus ini akan terus berkembang. Bakal ada sejumlah tokoh lain yang akan bergabung dengan Partai Gelora demi penguatan struktur hingga ke daerah-daerah.

“Kemudian struktur lainnya juga berkembang, termasuk kemarin pendiri terus berkembang, misalnya ada Pak Deddy Mizwar. Pokoknya nanti banyak pengurus, ada tokoh-tokoh lain akan masuk. Terus terang kami nggak mau gembar-gembor dulu, ini partai kita mulai dengan low profile. Yang penting adalah penguatan struktur sampai ke daerah, ke wilayah kita perkuat,” ujarnya

Fahri juga belum mengungkapkan posisi Deddy Mizwar dalam kepengurusan Partai Gelora. Namun, Fahri menyebut Deddy Mizwar ingin ‘kerja’ atau terlibat langsung di Partai Gelora.

“Beliau sambil jalan kita obrolin. Dia pingin kerja, kata dia begitu. Dia bilang ‘saya nggak mau sekadar simbolik, saya mau kerja’. Nah jadi banyaklah. Dia kan orang seni, content creator, dia kan sutradara, tentu banyak tempatlah buat dia. Dia bilang dia mau kerja. Dia nggak mau sekadar simbolik, dia pengen kerja juga, ya udah itu nanti kita lihatlah,” jelas Fahri.

Fahri mengaku sempat ditawari mengakuisisi partai yang tidak lolos ke parlemen dan tinggal mengganti pengurusnya. Namun, Fahri menyebut para pendiri Partai Gelora menolak karena ingin berjuang dari nol.

“Kami mau berjuang dari nol. Makanya ini seluruh pengurus struktur wilayah sampai 34 provinsi betul-betul dimulai dari nol. Ini tidak ada ngambil struktur partai lain,” katanya. (gunawan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed