oleh

Cuma Ngabisin Duit Rakyat Buat Bayar Gajinya, DPRD DKI Akan Evaluasi Keberadaan TGUPP DKI Jakarta

-Nasional-177 views

Jakarta, Radar Pagi – Komisi A DPRD DKI Jakarta merekomendasikan anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta sebesar Rp 19,8 miliar dicoret dari rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020.

Komisi A merekomendasikan kebutuhan anggaran yang diusulkan dalam pos anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta itu dialihkan memakai dana operasional Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebab TGUPP bertanggung jawab langsung kepada Anies.

“Iya, dipindahkan ke sana (dana operasional gubernur),” ujar Ketua Komisi A Mujiyono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Komisi A juga merekomendasikan adanya evaluasi menyeluruh tugas pokok dan fungsi TGUPP. Sebab jumlah anggota dan anggaran TGUPP melonjak drastis di era Anies.

“Sekarang naiknya drastis. Rekomendasi Komisi A terkait TGUPP adalah evaluasi menyeluruh terkait tupoksi dan kewenangan, biar jelas,” ucap Mujiyono.

“Bahasanya adalah evaluasi menyeluruh. Evaluasi menyeluruh kan macam-macam, tupoksi, kewenangan, anggarannya, kan ke situ. Kalau kami sudah bilang evaluasi menyeluruh, kan boleh membongkar semuanya,” tambah Mujiyono.

Sebelumnya, usulan rencana pagu anggaran TGUPP menjadi pertanyaan bagi anggota komisi, di antaranya anggota Komisi A Fraksi PAN, Lukmanul Hakim, yang mempertanyakan jumlah usulan anggaran TGUPP mencapai Rp 19,8 miliar.

“TGUPP, mana orangnya? Ini mengajukan anggaran ini, sesudah dipotong menjadi Rp 19 miliar lebih kurangnya,” kata Lukman dalam rapat Komisi A di gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019) silam.

Sementara anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyatakan anggota TGUPP DKI Jakarta kebanyakan merupakan tim sukses Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017.

“Yang terjadi sekarang kan hanya menempatkan tim-tim sukses kemarin, rata-rata adalah tim sukses (Anies) semua. Bohonglah kalau tidak seperti itu,” ujar Gembong dalam rapat pembahasan rancangan KUA-PPAS di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/10/2019) silam.

Gembong pun mengkritik anggaran untuk gaji anggota TGUPP yang hendak diambil dari uang rakyat yang ada di APBD. (vidi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed