oleh

KPU Usulkan Mantan Koruptor Dilarang Nyalon Kepala Daerah

-Nasional-253 views

Jakarta, Radar Pagi – Mantan terpidana korupsi diusulkan dilarang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah. Nantinya usulan itu akan dimasukkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Ketua KPU Arief Budiman dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/11/2019) mengatakan usulan itu didasarkan pada beberapa fakta.

Fakta pertama, menurut Arief, yakni ada calon kepala daerah pada pemilihan sebelumnya yang sudah ditangkap namun terpilih memenangkan pilkada.

Namun tokoh tersebut sudah ditahan ketika terpilih sehingga tidak bisa memerintah dan digantikan oleh orang lain.

“Jadi sebetulnya apa yang dipilih oleh pemilih menjadi sia-sia karena yang memerintah bukan yang dipilih, tetapi orang lain,” ujar Arief.

Insiden tersebut terjadi di Tulung Agung Jawa Timur, dan Provinsi Maluku Utara.

“Lalu fakta kedua, ada pemimpin yang sudah pernah ditahan dan bebas, lalu mencalonkan diri kembali dalam pilkada dan tertangkap karena korupsi lagi,” katanya.

Menurut Arief, alasan utama KPU mengajukan larangan pencalonan mantan terpidana korupsi adalah karena pemilihan untuk pemimpin tunggal yang harus mampu menjalankan tugasnya dengan baik sekaligus menjadi contoh yang baik.

Melihat perdebatan, ini sudah tidak sekeras dulu lagi, pembahasan kami, saya rasa semakin banyak yang punya nafas yang sama, punya rasa yang sama, ya kita butuh yang ini,” demikian dikatakan Arief. (safrizal)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed