oleh

10 Makam di TPU Pakemitan Dibongkar Orang Tak Dikenal

-Hukum-225 views

Tasikmalaya, Radar Pagi – Warga Kecamatan Cikatomas kembali digegerkan dengan adanya pembongkaran makam di TPU Desa Pakemitan, Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (13/11/2019) dini hari.

Padahal, Polres Tasikmalaya telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki pembongkaran 25 makam yang sebelumnya terjadi beberapa hari lalu di TPU yang sama.

Pasca-dibentuk tim khusus oleh Polres Tasikmalaya, di TPU tersebut tiap malamnya selalu dijaga keliling ronda oleh aparat gabungan Polri, TNI dan warga sekitar.

Warga sekitar lokasi TPU, Dodo mengatakan, kejadian ini sudah dua kali terulang. Pertama kali pada Jumat pekan lalu sebanyak 25 makam dibongkar, dan terjadi lagi malam tadi.

“Totalnya ada 10 makam yang dibongkar,” kata Dodo di TPU Pakemitan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

Diduga, makam dibongkar pada dini hari saat petugas tim gabungan beres berkeliling mengecek sekitar TPU sampai malam hari.

“Tadi pas diperiksa pagi hari ada 10 lagi makam yang dibongkar lagi oleh orang tak dikenal,” jelas Anda Juanda (54), salah seorang penjaga makam di TPU yang sama.

Modus pembongkaran hampir sama dengan kejadian sebelumnya pada Jumat (8/11/2019) lalu, yakni, penggalian tanah di bawah batu nisan tepat di bawah kepala jenazah.

“Dalam galiannya juga sama hampir 50 sentimeter seperti pembongkaran makam sebelumnya,” tambahnya.

Pembongkaran 10 makam ini diketahui warga yang bermaksud pergi ke kebun. Saat melintasi kuburan tersebut, warga mendapati ada sebuah makam yang tanahnya acak-acakan, seperti baru digali.

Warga akhirnya melaporkan kejadian ini kepada aparat desa setempat. Kemudian diteruskan ke petugas kepolisian dan TNI. Mereka pun mendatangi lokasi untuk memastikan tersebut.

“Kalau kata orang yang sempat melihat, di sana sempat ada anjing (jadi-jadian atau siluman). Tapi kan itu gosip yang beredar,” ujar dia.

Warga pun resah, karena khawatir berikutnya makam keluarga mereka yang jadi korban pembongkaran oknum tersebut.

Hingga saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan polisi. (heri)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed