oleh

Anak Bupati yang Diduga Tembak Orang Saat Ditagih Utang Jabat Kabag Ekbang di Pemkab Majalengka

-Hukum-671 views

Cimahi, Radar Pagi – Panji Pamungkasandi (36) mengaku ditembak Irfan Nur Alam, seorang PNS sekaligus anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, pada Minggu (10/11/2019) malam, saat menagih uang Rp 500 juta.

Panji mengalami enam jahitan di telapak tangan kiri akibat berupaya menghindari peluru dari senjata jenis pistol yang Irfan tembakkan di pelataran ruko di Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut Panji, uang Rp500 juta itu untuk pelunasan proyek SPBU. Karena perusahaannya bergerak di bidang kontraktor SPBU.

“Pengerjaannya sendiri sudah selesai bulan Mei. Dari Rp 800 juta baru dibayar Rp 300 juta. Sudah berkali-kali ditagih,” kata Panji di Bandung, Selasa (12/11/2019).

Sebelum terkena peluru di tangan, dia sempat disergap puluhan pria tak dikenal. “Jadi tembakan itu bukan untuk melerai, tiga kali tembakan,” kata Panji.

Dari tiga tembakan itu, kata Panji, ada dua orang yang terluka, yakni dirinya dan orangnya Irfan akibat kena peluru nyasar.

Irfan Nur Alam tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau ASN di Pemkab Majalengka. Dari data yang tercantum di halaman setda.majalengkakab.go.id, Irfan menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkab Majalengka. Selain menjabat Kabag Ekbang di Pemkab Majalengka, pria kelahiran 13 Juni 1984 itu menjabat Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Majalengka.

Sebelum menjabat Kabag Ekbang, Irfan bertugas di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Majalengka. Sekda Kabupaten Majalengka Ahmad Sodikin membenarkan Irfan merupakan PNS di Pemkab Majalengka.

“Yang bersangkutan sebagai Kabag Ekbang di sini,” kata Ahmad Sodikin dikutip dari detikcom di kantornya, Jalan H Abdul Halim, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (12/11/2019).

Dari hasil pemeriksaan polisi, Irfan diduga menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol dengan kaliber 9 milimeter. Irfan memiliki izin memiliki senpi hingga 2020 dari Perbakin. (dtc/heri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed