oleh

Kalah 0-3 dari Persib, Milomir Seslija: Arema Tanding dengan Pemain Lapis Kedua

-Olahraga-171 views

Bandung, Radar Pagi – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menyebut kekalahan tiga gol tanpa balas yang dialami timnya saat melawan Persib di Stadion Jalak Harupat, dikarenakan Arema tampil dengan pemain lapis kedua.

“Banyak pemain penting Arema yang tidak bisa bermain karena  cedera,” kata Milomir, Selasa (12/11/2019).

Akibat kehilangan beberapa pemain seperti Hamka Hamzah, Dendi Santoso, Hanif Sjahbandi, Milomir pun kesulitan untuk menghadapi Persib.

“Ada beberapa pemain yang tidak ada di posisi vital. Kami kehilagan beberapa pemain,” jelas Milomir.

Namun Milomir juga menyalahkan gol pertama Persib yang dicetak oleh Kim Kurniawan di menit keenam. Dia merasa gol itu tidak sah karena sebelumnnya ada pelanggaran yang dilakukan bek Persib, Nick Kuipers, kepada Jayus Hariono yang membuat Arema kehilangan bola dan berujung pada gol itu.

Ketika Jayus masih tergeletak di tengah lapangan, pemain Persib terus melanjutkan serangan. Sementara pemain Arema berharap bola itu dibuang untuk memperlihatkan sikap fair play.

“Saya hanya bisa katakan, gol pertama itu ada pelanggaran. Ini jadi salah satu penyebab kekalahan kami,” jelasnya.

Ksrena menurut Milomir, pemain Arema kehilangan fokus setelah gol itu. Mereka bermain mudah terpancing emosi, sementara pemain Persib lebih percaya diri dan terus menekan. Jika gol itu tidak terjadi, Milo menganggap hasil pertandingan akan berbeda.

Namun Arema memang tampil di bawah performa terbaik saat melawan Persib dalam laga tunda Shopee Liga 1 2019, Selasa (12/11/2019). Sejak menit awal mereka dapat tekanan bertubi-tubi. Hasilnya, tiga gol Persib semua lahir di babak pertama, yakni lewat Kim Kurniawan, Omid Nazari, dan Frets Butuan.

Baru pada babak kedua, lini pertahanan Arema membaik, dan pada saat bersamaan, unggul tiga gol membuat Persib mengendurkan serangan. Alhasil tidak ada gol tercipta di babak kedua. (heri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed