oleh

Dendam Tidak Diperhatikan Keluarga Jadi Motif Penyiraman Air Keras di Jakarta Barat

-Hukum-671 views

Jakarta, Radar Pagi – Polda Metro Jaya menangkap pelaku  penyiraman air keras sebanyak 3 kali yang melukai kaum perempuan di Jakarta Barat dalam sepekan terakhir.

Pelaku berinisial FY (29) ditangkap pada Jumat (15/11/2019) kemarin, namun baru diumumkan penangkapannya Sabtu (16/11/2019).

“FY ditangkap pada hari Jumat sekitar pukul 18.30. Tidak jauh dari TKP kejadian ketiga yaitu Gang Mawar, Srengseng Barat,” kata Kepala Unit 2 Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKP Adhi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Yang menarik, motivasi pelaku menyiramkan cairan soda api kepada para korbannya karena didorong rasa dendam pada kejadian masa lalu yang pernah dia alami. FY ingin orang lain juga merasakan hal buruk yang terjadi kepadanya.

Adhi menjelaskan bahwa tersangka mendengarkan saran orang lain yang mengatakan dia harus menyiram orang lain dengan air keras jika ingin sembuh dari penyakitnya.

“Jadi begini, dia ini sebenarnya dulu pernah jatuh, pernah sakit, terus tidak diperhatikan oleh keluarga,” kata Adhi.

Dalam kesempatan yang sama, psikolog Kasandra Putranto juga mengatakan bahwa tersangka memiliki pengalaman buruk. Menurutnya, tersangka pernah terjatuh dari lantai 3, namun tidak dipedulikan oleh keluarga.

“Yang bersangkutan memiliki perasaan frustrasi atas kejadian sebelumnya. Dia pernah kecelakaan jatuh di lantai 3 dan tidak mampu bayar rumah sakit dan dia melampiaskan ke orang lain,” katanya.

Diketahui FY merupakan pelaku tunggal yang melakukan penyiraman air keras pada 5, 8, dan 13 November.  Tiga aksi penyiraman air keras itu menyebabkan enam orang terluka, empat di antaranya pelajar, sisanya pedagang sayur.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua bungkus plastik soda api yang digunakan untuk menyiram korban.

“Tersangka adalah karyawan servis. Soda api (air keras) itu digunakan untuk pekerjaannya. Jadi dia selalu punya soda api itu,” kata Adhi. (igo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed