oleh

Rakor Pembinaan KPM untuk Bebaskan Pujon dari Stunting

-NUSANTARA-797 views

Kab. Malang. Radar Pagi – Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Tingkat Kecamatan Pujon digelar pada Selasa (19/11/2019).  Rapat yang dipimpin Ketua TPID Kecamatan Pujon Acmad Dimyati ini bertujuan untuk mensosialisakan progam-progam terkait pencegahan stunting, dan mengoptimalkan peran KPM di Desa/Kelurahan, serta memastikan dukungan anggaran bagi KPM dalam pelaksanaan tugas-tugas pencegahan dan penurunan stunting.

Dimyati menjelaskan, berdasarkan Permendesa Nomor 16 Tahun 2018  tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, khususnya pada Pasal 6 diatur bahwa Dana Desa diprioritaskan untuk kegiatan pelayanan gizi dan pencegahan anak kerdil (stunting).

Tugas-tugas KPM terkait penangganan stunting adalah mensosialisasikan kebijakan konvergensi pencegahan stunting di desa kepada masyarakat, mendata sasaran rumah tangga HPK, memantau layanan pencegahan stunting terhadap sasaran rumah tangga  HPK untuk memastikan setiap sasaran pencegahan stunting mendapatkan layanan yang berkualitas.

“Serta memfasilitasi dan mengadvokasi peningkatan belanja APBDes utamanya yang bersumber dari Dana Desa, untuk digunakan membiayai kegiatan pencegahan stunting berupa layanan intervensi gizi spesifik dan sensitif,” ujar Dimyati.

Mengenai Tim Progam Inovasi Desa (TPID), dijelaskannya bahwa TPID adalah program yang dibentuk oleh DPMD Kabupaten  Malang. TPID, kata Dimyati, sebenarnya program di bidang penggalian inovasi.

“TPID pada saat ini sudah berada di tahun ketiga. Nah, pada tahun ketiga ini TPID sesuai instruksi dari DPMD supaya menggali inovasi di bidang penanganan stunting, sesuai regulasi penanganan stunting pada tanggal 19 November 2019,” tuturnya.

“Saat ini TPID mengadakan Rakor yang terakhir dengan KPM. Jadi Rakor ini untuk mengevaluasi progres terkait pengisian score card yang pada giliranya nanti menjadi acuan pada pengajuan anggaran atau Apbedes tahun 2020,” jelas Dimyati.

KPM sendiri mempunyai fungsi sebagai pelaksana dalam upaya penanganan stunting di tiap-tiap desa se-Kecamatan Pujon. Dengan adanya KPM yang bergerak langsung di bawah Kementrian Desa diharapkan pada 2021 mendatang, Kecamatan Pujon bebas stunting.

“Dengan adanya Rakor terakhir ini semoga ke depannya Pujon terbebas dari stunting,” pungkas Dimyati. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed