oleh

UAS Haramkan Catur, Menag: Nggak Usah Ditanggapi!

-Nasional-682 views

Jakarta, Radar Pagi – Ustadz Abdul Somad (UAS) setuju bila permainan catur hukumnya haram. Namun Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi meminta masyarakat tidak perlu menanggapi omongan seperti itu.

“Itu nggak usah ditanggapilah yang gitu-gitu ya. Malu nanti kita, malu diketawain orang banyak,” kata Fachrul di Kantor Kemenag, Jl Lapangan Banteng Barat, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).

Dia menjelaskan setiap orang memiliki referensi yang mungkin berbeda-beda. Dia pun mencontohkan seorang dokter spesialis yang dituntut oleh pasien karena memberi resep obat tak sesuai harapan pasien.

“Orang semua bisa lihat referensi dari mana pun. Saya selalu bilang ya, sekarang nggak ada orang bisa mengklaim paling tahu, paling hebat,” kata Menag.

Polemik halal haram  catur muncul ketika UAS ceramah dan terekam dalam channel YouTube teman ngaji.

“Tadz, boleh nggak mau main domino?” Nah, dalam mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, itu menghabiskan waktu,” ungkap UAS

Alasan UAS mengharamkan catur karena membuat pemainnya bengong. UAS pun tidak peduli bila persatuan olahraga catur marah kepadanya.

“Masa olahraga tapi bengong sampai tiga jam? Aduh, mau persatuan catur nanti marah sama saya terserahlah,”  kata Ustadz Somad. (rian)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed