oleh

Mesin ADM Dukcapil Diluncurkan, Masyarakat Bisa Cetak KTP Sendiri

-Nasional-184 views

Jakarta, Radar Pagi – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meluncurkan mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/11/2019). Dia yakin ADM bisa mencegah korupsi. Sebab masyarakat tidak perlu lagi bersentuhan langsung dengan pelayan publik untuk meminta data kependudukan.

“Dengan hilangnya sentuhan antara petugas dengan masyarakat maka otomatis potensi korupsi itu hampir bisa dikatakan hilang, dan kemudahan dalam hitungan menit semua bisa diakses dan bisa dinikmati oleh publik,” ujar Tito usai peluncuran.

Dia meminta seluruh daerah melakukan pengadaan mesin ADM karena membantu mencegah korupsi di tiap daerah.

“Kita minta semua daerah untuk melakukan pengadaan, karena ini akan sangat bermanfaat untuk membantu para kepala daerah. Itu tadi, seperti mengurangi korupsi, mempermudah masyarakat,” katanya.

Dengan mesin ini, masyarakat bisa mencetak data kependudukan secara mandiri, seperti KTP, akta kelahiran, akta kematian, KK, dan lainnya dalam hitungan menit. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu menunggu dan tidak perlu kembali datang ke kantor pelayanan publik untuk mengambil hasilnya.

“Maka ini akan mempermudah pelayanan publik. Publik yang selama ini sulit datang ke kantor pemerintah, ke kecamatan, ke kelurahan, ke kantor bupati untuk membuat kartu,” katanya.

Saat peluncuran, Tito mencoba mesin ADM. Tito mencetak KTP miliknya di mesin yang telah disediakan.

“Tadi saya sudah coba sendiri, lebih-kurang 1,5 menit sudah bisa dilakukan pencetakan dengan cepat, ini terobosan bagus,” ujar Tito.

Sementara Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah menjelaskan untuk mencetak data kependudukan, masyarakat harus memasukkan PIN rahasia di mesin ADM. Masyarakat harus daftar ke kantor dukcapil untuk mendapatkan PIN itu.

“Caranya penduduk harus ke dukcapil untuk meminta PIN, penduduk menyerahkan nomor HP. Sehingga nanti ketika penduduk mengajukan permohonan untuk mencetak KTP (misalnya) maka penduduk akan dikirimi notifikasi pemberitahuan ini nomor kode atau QR Code untuk mencetak KTP,” ujar Zudan di Hotel Discovery, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/11/2019).

Setelah itu, masyarakat bisa memasukkan PIN yang didapat di mesin ADM. Kemudian data kependudukan yang diminta pun tercetak. Zudan menyebut PIN itu hanya bisa dipakai sekali cetak.

“Setelah KTP tercetak, maka nomor PIN tadi tidak bisa digunakan lagi. Jadi tidak bisa mencetak KTP berulang kali,” katanya. (rio)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed