oleh

Unikama Peringati Hari Guru Nasional dan HUT ke-74 PGRI

-Pendidikan-135 views

Kab. Malang, Radar Pagi – Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-74 PGRI tahun 2019 di Aula Sarwakirti, Senin (25/11/2019). Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLPPTPGRI).

Tema yang diusung selaras dengan peringatan hari guru yang diperingati setiap 25 November, yakni “Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia Unggul”.

Ketua PPLP PT PGRI, Drs. H. Soedja’i memberikan pesan terhadap para guru untuk semakin meningkatkan kecintaannya pada organisasi beserta programnya. Agar ke depan para guru bisa semakin moncer karir maupun kesejahteraannya.

“Tentunya itu juga sebagai langkah ke depan dalam keikutsertaan membangun SDM bangsa lebih maju lagi. Itu pesan saya kepada anggota-anggota yang berada di bawah naungan PGRI,” ungkapnya.

Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian menjelaskan, jika hasil penelitian dari organisasi pengembangan ekonomi dunia menunjukan bahwa negara-negara yang dalam tingkat pemanfaatan internet tinggi, malah memiliki hasil uji level internasional yang tidak memuaskan atau bisa dikatakan rendah

Dan juga sebaliknya, di negara-negara yang penggunaan internetnya rendah, nilai uji level internasional mereka malah menjulang tinggi dan begitu memuaskan. Berarti, menurut Pieter, di tengah masuknya pada era revolusi industri 4.0 ini, peran guru masih sangatlah penting dalam pembentukan karakter SDM.

“Maka dari sini bisa kita simpulkan jika peran seorang guru tetaplah sangat besar untuk membentuk kemampuan seorang siswa, sesuai dengan apa yang dibutuhkan dengan pembangunan nasional ini,” paparnya

“Paling tidak kalau siswa SD berkualitas, dia bisa melanjutkan ke SMP, SMP ke SMA dan SMA ke perguruan tinggi,” tambahnya

Maka dari itu, sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan  (LPTK) Unikama yang memang mempunyai prodi keguruan, tentu sangat peduli akan hal itu. Oleh karena itu, pihaknya berharap Unikama bisa merumuskan kurikulum proses pembelajaran yang dapat menciptakan guru-guru yang berkualitas.

“Karena guru berkualitas akan mengajar dengan baik, maka siswanya tentu akan baik juga. Dan di sini guru punya peran penting dalam membentuk SDM berkualitas. Karenanya LPTK ini punya tanggung jawab membentuk calon guru yang betul-betul siap untuk terjun ke kelas, bukan untuk dilatih lagi,” pungkasnya. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed