oleh

Dorong Semangat Atlet Papua, Bupati Intan Jaya Hadiri 10 Ball Open Intan Jaya Cartenz IV

-Olahraga-106 views

Yogyakarta, Radar Pagi – Pemda Kabupaten Intan Jaya Papua menggelar turnamen biliar 10 Ball Open Intan Jaya Cartenz IV pada 21-26 November 2019 di Bliss Pool and Lounge Yogyakarta. Atlet-atlet terbaik yang akan turun di PON Papua 2020 ikut serta dalam turnamen ini untuk mengukur kemampuan sekaligus memperebutkan total hadiah Rp 200 juta.

Pelaksanaan turnamen putra dan putri berbeda, terutama babak penyisihan dan final. Untuk penyisihan dengan sistem double elimination dan finalnya dengan sistem single elimination.

Double elimination kategori pria berlangsung 21-24 November dan untuk single elimination 25-26 November. Untuk putri doble elimination 22-23 November dan single elimination pada 24 November.

Masing-masing kategori diambil juara 1-4 dengan total hadiah Rp200 juta. Juara kategori putra mendapat hadiah Rp50 juta beserta trofi. Sementara runner up meraih Rp20juta beserta trofi. Dari kategori putri, juara mendapat hadiah Rp30 juta beserta trofi, dan untuk runner up meraih Rp15 juta beserta trofi.

Saat berita ini diturunkan, pertandingan kategori putri sudah berakhir. Hasilnya, Dita (DKI Jakarta) meraih Juara 1, Lafitri (DI Yogyakarta) menyabet Juara II. Semifinalis masing-masing Desi (DKI Jakarta) dan Debby (Sumbar) mendapatkan hadiah Rp6 juta.

Di tengah kesibukannya, Ketua POBSI Papua yang juga menjabat sebagai Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, menyempatkan diri menghadiri turnamen untuk menyaksikan sekaligus memberikan dukungan berupa uang pembinaan kepada atlet putra-putri asal Papua yang mengikuti turnamen ini, Senin (25/11/2019) kemarin.

Pejabat lain yang turut hadir di antaranya, Kabag Umum Isak Wiran, SE, serta Kabag Humas & Protokoler Belkias K. Kabak, SH.

Bupati Intan Jaya mengatakan, kehadirannya di turnamen ini sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan para atlet yang  bertanding, juga untuk mendorong semangat para atlet, khususnya atlet Papua.

“Saya harap melalui turnamen ini, bisa meningkatkan kualitas dan memotivasi para atlet PON 2020, terutama atlet Papua, sekaligus untuk membangun hubungan persaudaraan antara satu sama lainnya,” katanya. (Om Yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed