oleh

200 Ribu Pendemo Kecam Pemerintahan Republik Islam Iran

Teheran, Radar Pagi – Pemerintah Republik Islam Iran mengakui sekitar 200 ribu orang mengikuti unjuk rasa dalam dua pekan terakhir, sementara anggota parlemen menyatakan sekitar 7.000 orang ditangkap selama unjuk rasa tersebut.

“Konspirasi yang dalam, luas dan sangat berbahaya,” kata Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei saat bertemu pasukan paramiliter Basij, kemarin.

Aksi protes awalnya dipicu penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tapi kemudian meluas menjadi kecaman terhadap pemerintah.

Menteri Dalam Negeri Iran Abdolreza Rahmani Fazli menyatakan 731 bank, 70 stasiun BBM dan 140 kompleks pemerintahan dibakar. lebih dari 50 pangkalan pasukan keamanan juga diserang.

Iran tidak menjelaskan data resmi korban tewas dalam unjuk rasa itu tapi Amnesty Internasional menyatakan sebanyak 143 demonstran tewas.

Aksi ini merupakan yang terbesar sejak Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan Shah Iran yang pro barat, dan membuat para ulama mengambil alih kekuasaan. (fitria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed