oleh

Pemerintah Cabut Izin 3 Travel Penyelenggara Umrah

-Nasional-127 views

Jakarta, Radar Pagi – Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin 3 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji dan Umrah (PPIU) lantaran terbukti melakukan pelanggaran undang-undang.

Sejumlah pelanggaran yang yang dilakukan PPIU nakal tersebut adalah memberikan peminjaman legalitas kepada non-PPIU, tidak menyediakan tiket pulang, dan tidak memulangkan jamaah umrah sesuai dengan masa berlaku visa di Arab Saudi.

“Ketiga PPIU yang telah dicabut izinnya adalah PT Zeinta Intan Kalimantan, PT Yasmira Wisata Utama, dan PT As Syirbani Mandiri Wisata. Ketiganya juga sudah dikeluarkan dari daftar PPIU Berizin di aplikasi umrah cerdas,” kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus pada Kemenag, Arfi Hatim, dalam siaran pers yang diterima Redaksi, Sabtu (30/11/2019).

Kemenag juga menjatuhkan sanksi peringatan tertulis kepada empat PPIU lainnya yang terbukti melakukan pelanggaran berupa penundaan jadwal keberangkatan, penerbangan dengan 2 kali transit atau lebih, tidak membuatkan identitas/kartu tanda pengenal jamaah umrah sesuai ketentuan, serta operasional kantor perwakilan yang tidak sesuai ketentuan.

“Jika kesalahan yang berakibat peringatan tertulis ini terulang, maka sanksi akan ditingkatkan menjadi pembekuan. Yaitu, tidak boleh beroperasi, paling lama dua tahun,” kata Kepala Subdit Perizinan, Akreditasi dan Bina PPIU Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus pada Kemenang, M Ali Zakiyudin Zaki.

Dia menegaskan, sanksi pencabutan izin yang sudah dijatuhkan tidak bisa dipulihkan karena alasan apapun. Untuk sanksi tertulis, proses pemulihannya dilakukan dengan berkinerja lebih baik lagi dan tidak melanggar aturan.

“Jangan percaya jika ada oknum yang mengatasnamakan Kemenag untuk memberi bantuan mengurus proses sanksi ini sambil minta biaya dalam jumlah tertentu,” katanya. (arman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed