oleh

Politisi PDIP Tolak Wacana Presiden Dipilih MPR

-Nasional-165 views

Sukoharjo, Radar Pagi – Politikus PDI Perjuangan Aria Bima menolak wacana dikembalikannya pemilihan presiden dan wakil presiden kepada Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebab, langkah itu sama saja dengan kemunduran dalam proses berdemokrasi.

“Saya kira tidak ada yang setuju termasuk PDIP. Tidak ada yang mewacanakan itu, kok tiba-tiba muncul wacana itu,” katanya, di sela acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, di Balai Rakyat, Telukan, Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (1/12/2019).

Dia heran tiba-tiba wacana tersebut muncul. Dia mengklaim, partainya tidak pernah mewacanakan itu. Sebab, Megawati Soekarnoputri justru yang mempelopori pemilihan presiden secara langsung, menindaklanjuti amandemen UUD 1945.

“Jadi menurut saya, pemilihan presiden lewat institusi MPR itu kemunduran dalam kita berdemokrasi,” katanya

Anggota DPR RI dari Dapil VI Jawa Tengah itu mengakui, dalam perkembangan demokrasi maka kekurangan dan kelebihan Pilpres langsung harus dievaluasi. Sehingga menemukan formulasi tepat. Misalnya masih adanya politik uang atau konflik sosial yang membuat kekhawatiran masyarakat melemahmya rasa kebangsaan.

“Kita belajar membangun konsolidasi demokrasi. Salah-salah dikit bolehlah apalah, namanya juga proses membangun,” katanya.

Sebelumnya, wacana pengembalian pemilihan presiden kepada MPR RI melalui amendemen UUD 1945 diusulkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam pertemuan dengan pimpinan MPR RI di Kompleks Gedung MPR RI beberapa waktu lalu. (yon)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed