oleh

Warga Soroti Pembangunan Kampung Pia yang Terkesan Asal-asalan

-NUSANTARA-884 views

Pasuruan, Radar Pagi – Proyek Kampung Pia di Dusun Warurejo, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol tahun ini dilanjut. Tak main-main, untuk proyek tahap 2 ini anggaran yang dikucurkan senilai Rp. 1. 642.756.000,-.

Sebelumnya, proyek yang tujuannya menjadikan kampung tersebut sebagai sentra produksi kue Pia ini sempat mangkrak selama 1 tahun.

Pada tahun 2017, gedung kampung Pia ini dibangun yang kemudian dibiarkan mangkrak setelah 2018 tak ada dukungan dana kelanjutannya.

Pada proyek pertama tahun 2017, dana yang dikucurkan untuk proyek ini juga tidak sedikit. Nilainya mencapai Rp. 1, 1 miliar.

Namun proyek yang menggunakan dana APBD Kabupaten Pasuruan ini mendapat sorotan negatif dari masyarakat terkait perencanaannya. Sebab dengan nilai anggaran sebesar itu perencanaan oleh Dinas pengusung yakni, Disperindag dinilai asal-asalan.

Catatan yang disampaikan salah satu warga setempat bernama Badrun,  posisi bangunan Kampung Pia atau sentra produk kue Pia yang berada di tepi jalan arteri ini terlalu di bawah atau lebih rendah dari jalan. Apalagi menurutnya, jalan arteri masuk zona jalan merah yang laju kendaraan kencang, sehingga dikhawatirkan pengendara tidak melirik kampung pia yang posisinya di bawah .

“Harusnya dengan anggaran sebesar itu, tanah diurug dulu disamakan dengan tinggi jalan. Jika seperti sekarang ini, takutnya malah sia-sia. Anggaran besar jangan sampai endingnya malah mangkrak, “ kata Badrun.

Hingga berita ini diturunkan, RadarPagi.com  berlum berhasil mengkonfirmasi Edi Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan. Nomor teleponnya di  0823300027xx saat dihubungi, Senin (2/12/2019) siang tidak aktif. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed