oleh

Usai Ledakan Granat, Kawasan Monas Tetap Dibuka untuk Umum

-Hukum-146 views

Jakarta, Radar Pagi – Usai insiden ledakan granat asap, kawasan wisata Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, kembali dibuka untuk umum. Aktivitas pengunjung di kawasan Monas pun terlihat normal seperti biasa.

Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Gatot Eddy Pramono mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir terkait ledakan granat asap pada Selasa pagi. Menurut Kapolda, insiden itu hanya kejadian biasa.

“Pada kesempatan ini saya mengimbau kepada masyarakat, tenang saja, tidak usah khawatir, situasi di DKI Jakarta, saya dengan Pangdam akan mengamankan di sini dan tidak hal-hal yang menonjol, ini kejadian biasa saja.” kata Gatot kepada media di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Gatot mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 07.16 WIB, tepatnya di bagian sisi utara Monas. hingga saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi ataupun rekaman CCTV. Hal itu dilakukan untuk menyelidiki dari mana asal granat tersebut.

“Perkembangan bagaimana, kita tunggu Labfor teman-teman yang menyeldiki di lapangan. TKP nanti dibuka setelah olah TKP. Kita kumpulkan info barang (granat asap) dari mana nanti akan sampaikan lebih lanjut,” ujar Gatot.

Sementara Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhadrie memastikan tidak ada unsur penyerangan dalam insiden ledakan granat asap yang melukai dua anggota TNI di Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi. “Tidak ada pelaku yang menyerang,” katanya.

Zulhadrie mengatakan, granat yang belum diketahui asalnya tersebut dilaporkan tiba-tiba meledak hingga melukai dua anggota TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan yang sedang berolahraga di sekitar TKP mengalami luka. Kini keduanya mendapatkan perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto.

“Korban atas nama Serka Fajar kemungkinan tangan kiri (terluka) parah,” kata Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya) Mayor Jenderal Eko Margiyono, saat konferensi pers di Monas, Selasa (3/12/2019).

Eko mengungkapkan, korban pertama ini yang diduga menemukan granat asap dengan menggunakan tangan kiri. Meski demikian, sambung dia, kondisi Serka Fajar saat ini masih dalam keadaan sadar.

Sementara itu, korban kedua, yakni Praka Gunawan mengalami luka ringan di bagian paha.

Hingga saat ini Polri dan TNI masih menyelidiki lebih lanjut terkait ledakan itu.

“Kami sampaikan ini bukan sesuatu yang luar biasa ditemukan granat asap. Kita dalami kenapa granat itu ditemukan,” kata Eko. (safrizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed