oleh

Gubernur Jatim Berharap Malang Raya Kendalikan Sampah di Sungai Berantas

-NUSANTARA-153 views

Batu, Radar Pagi – Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa mengharapkan komitmen bersama tiga kepala daerah di Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu), dalam menjaga daerah aliran Sungai Brantas yang berhulu di Kota Batu. Hal itu disampaikan gubernur dalam puncak acara Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) tahun 2019 di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Kamis (5/12/2019) kemarin.

“Saya berharap usai kegiatan ini ada komitmen kuat di antara semua elemen untuk menjadikan DAS Brantas lebih baik lagi. Bagaimana kolaborasi tiga pemerintah ini bisa menjadi PR (pekerjaan rumah) karena sampah yang tidak terkendali menjadi RP (Rupiah),” ungkap gubernur.

Dia mengungkapkan bahwa aliran sungai brantas, luasnya mencapai 340 km dan mengaliri 17 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Timur.

Peringatan GNPDAS tahun 2019 ini berlangsung dari tanggal 4 hingga 5 Desember 2019. Desa Oro-oro Ombo dipilih sebagai lokasi puncak peringatan karena memiliki kisah sukses dalam upaya pelestarian sumber daya alam.

Wilayah ini merupakan bagian dari hulu DAS Brantas yang termasuk dalam 15 DAS Prioritas Nasional, serta berbatasan langsung dengan kawasan Hutan Lindung Panderman. Desa Oro-oro Ombo terletak pada kawasan pariwisata yang sedang berkembang serta berada di Demonstration Plot (Demplot) Usaha Pelestarian Sumberdaya Alam (UPSA) yang sedang dibangun oleh KLHK pada tahun 2019. (med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed