oleh

WAW Festival, Upaya PTPN XII Populerkan Kebun Teh Wonosari

-Travel-174 views

Kab. Malang, Radar Pagi – Ada sebuah perkebunan teh legendaris di kawasan Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu), Jawa Timur. Namanya Kebun Teh Wonosari yang berlokasi di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Usia kebun teh ini melampai kita karena sudah berumur 109 tahun.

Di lokasi kebun teh yang berada di bawah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII inilah, pada 7-8 Desember 2019, digelar even WAW Festival. Tujuannya, untuk mengangkat Kebun Teh Wonosari sebagai salah satu destinasi wisata di Malang Raya.

Salah seorang jurnalis RadarPagi.com berkesempatan menghadiri acara tersebut. Berikut pengalamannya:

Saya bersama beberapa jurnalis dari Malang Raya, berkesempatan melakukan perjalanan ke puncak perkebunan teh di Desa Toyomaryo, Minggu (8/12/2019).

Kami memutuskan menikmati akhir pekan di puncak agar sepenuhnya bisa membuktikan kebenaran keindahan alamnya  yang disebut-sebut masih alami seperti gadis perawan.

Dari kota Surabaya, kami berangkat pukul 07.00 pagi. Cuaca sedang cerah. Motor yang kami tumpangi pun bisa melaju dengan cepat.

Tepat pukul 09.30, kami tiba di Kecamatan Lawang, sebuah kampung yang letaknya di bawah kaki Gunung Arjuno.

Desa Toyomaryo yang menjadi tujuan kami, secara administratif sebenarnya masuk wilayah Kecamatan Singosari, namun lokasinya justru lebih dekat dengan Kecamatan Lawang, sehingga kecamatan ini menjadi pintu masuk ke desa tersebut.

Kami istirahat sejenak di salah satu rumah teman jurnalis yang berasal dari Kampung Amarto Selatan. Kami disuguhi kopi khas Malang yang terkenal dengan sebutan “Teh Wonosari”.

Sambil menikmati enaknya Teh Wonosari, kami mendengar cerita dari salah satu tokoh muda Kampung Toyomarto bahwa di perkebunan teh sedang diselenggarakan even WAW Festival 2019. Semangat kami untuk pelesir ke puncak perkebunan teh  pun semakin membuncah. Dari niat semula hanya ingin bersantai di puncak perkebunan teh, kini ditambah keinginan berburu berita.

“Kita jalan sudah. Sekalian kita liput WAW Festifal itu,” ujar salah seorang teman jurnalis.

Kami pun melanjutkan perjalanan menuju pucak perkebunan Letaknya tidak cukup jauh dari perkampungan. Kalau dengan kendaaran bermotor, dalam waktu 30 menit kita bisa sampai di 2 puncak perkebunan ini.

Siang itu, di pucak perkebunan teh, suasana tampak ramai. Ribuan warga tengah mengikuti meriahnya festival. Beraneka acara dipentaskan dalam festival ini.

Ada Waw Got Talent, Lomba Fotografi, Lomba Kreasi Teh, Lomba Jingle, Fune Boke, Tea Walk dan Ngeteh Bersama.

Ikut memeriahkan juga, masyarakat setempat berjualan kuliner khas desa, ada pula yang memamerkan kain tenun adat kepada pengunjung yang hadir.

“Melalui beragam pentas yang digelar Festival WAW atau Wisata Argo Wonosari, kita ingin promosikan potensi wisata di Kabupaten Malang. Ini adalah even perdana sebagai sarana promosi potensi wisata di Malang,” ujar Nelson Limbong selaku Manajer Wonosari, di lokasi acara, Minggu (8/12/2019).

Lanjut Nelson, di Wonosari juga lengkap dengan beraneka ragam wahana, di antaranya kolam renang, spot musik, olah raga, dan seni budaya.

“Untuk fasilitas pun Lengkap, mulai hotel sampai resto,” ujar Nelson.

Nelson Limbong (kaos kuning)

Dengan luas lebih dari 1.000 hektar dan ketinggian sekitar 1.000 mdpl, suhu Kebun Teh Wonosari terasa sejuk berada di kisaran 19 hingga 26 derajat. Saat matahari bersinar terik di siang hari pun, hawa di sini tetap sejuk.

Karena kawasan ini adalah perkebunan teh yang masih aktif berproduksi, maka kita akan kerap melihat sekumpulan warga lokal bekerja sebagai pemetik daun teh.

Sepanjang kaki melangkah di sini hanya terlihat rimbunan daun hijau yang menyegarkan mata. Menghirup aroma daun teh yang terhampar luas sambil berdiri di jalur-jalur perkebunan teh akan memberi sensasi menenangkan.

Bukan hanya itu, tak jauh dari perkebunan teh, kita bisa mampir ke Pabrik Teh Wonosari untuk melihat proses produksi teh kemasan. Di sini kita bisa beli oleh-oleh Teh Rolas dengan harga murah. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed