oleh

Catut Akun Selebgram Cantik, Pria Ini Raup Puluhan Juta

-Hukum-160 views

Purwakarta, Radar Pagi – Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta menangkap penipu yang menggunakan akun palsu selebgram cantik asal Bandung berinsial B.

Akibat perbuatan penipu itu, pria berinisial AM asal Kabupaten Purwakarta menjadi korbannya. Selama menjalin hubungan, korban sudah menggelontorkan uang untuk tersangka sebesar Rp69 juta.

Kapolres Purwakarta AKBP Matrius mengatakan, pelaku asalnya dari salah satu wilayah di Jateng. Kemudian, tinggal di Purwakarta. Modusnya, mencatut akun selebgram. Lalu, pelaku memperdaya korban dengan cara berkomunikasi lewat aplikasi Mi Chat.

“Pelaku dan korban intens menjalin hubungan, sejak Mei sampai Agustus 2019 kemarin,” ujar Matrius dilansir Okezone, Rabu (11/12/2019).

Matrius mengatakan, kasus ini terungkap saat korban merasa tertipu oleh pelaku. Dia kemudian, melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polres Purwakarta. Oleh anggota, kasus ini dikembangkan. Sampai akhirnya pelaku tertangkap.

Dalam modusnya, pelaku yang juga berjenis kelamin lak-laki itu mampu menjerat hati korban AM. Bahkan, komunikasi mereka semakin intens lewat aplikasi Mi Chat. Untuk meyakinkan korban, pelaku sering mengirimi foto-foto yang cantik dan seksi. Padahal, foto itu aslinya milik selebgram.

Korban yang sudah terperdaya pelaku, lalu percaya saja apa yang dikatakan oleh tersangka ini. Bahkan, jika korban ingin menikahinya, maka dia harus membantu pelaku karena sedang sakit.

“Jadi, pelaku berpura-pura sakit. Serta, hanya bisa disembuhkan dengan sapi arab atau ayam cemani yang warna hitam. Dalam pembicaraan itu, jika korban tak percaya maka bisa ditanyakan ke kakak pelaku,” ujar Matrius.

Ternyata, baik pelaku yang mengaku sebagai Brenda ini, dengan kakaknya adalah orang yang sama. Kemudian, karena sudah kadung cinta sama Brenda, korban AM selama empat bulan hubungan, sering mentransfer uang ke pelaku. Dengan harapan, pelaku bisa segera sembuh dan segera menikah.

Uang yang ditransfer ini, untuk dibelikan ayam cemani bagi pelaku. Total uang yang ditransfer korban ke pelaku mencapai Rp69 juta. Setelah empat bulan itu, korban merasa dibohongi oleh pelaku. Apalagi, setiap kali mentransfer, pelaku menyertakan nomor rekening dengan identitas orang lain.

“Karena curiga, korban lapor ke kami. Lalu, anggota mendalami kasus ini. Akhirnya, pelaku kita tangkap,” pungkasnya.

Pelaku dijerat pasal berlapis. Yakni, Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Serta, Pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45 A ayat 1 UU RI No 19/2016 tentang Perubahan Atas UU RI No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman tujuh tahun penjara. (wal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed