oleh

Kisruh Wanita-wanita Cantik di Kasus Ari Akshara

-Anehsiana-300 views

Jakarta, Radar Pagi – Selama Ari Akshara menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, dikabarkan dia memiliki wanita simpanan bernama Putri Novitasari Ramli yang bekerja sebagai pramugari di BUMN tersebut.

Meski statusnya cuma gundik, Putri disebut memiliki kekuasaan besar. Siapa saja yang dia tidak senangi akan dilaporkan ke Ari. Ujung-ujungnya orang itu akan dimutasi atau di-nonjob-kan. Bahkan pernah ada manager area yang dimutasi sebagai OB alias office boy.

Salah satu korban Putri lainnya adalah sesama pramugari bernama Asih Kurniasih alias Sisi Asih. Perempuan cantik yang pernah masuk 50 Besar Indonesian Idol 2011 ini katanya tidak diberi pekerjaan. Kabar tersebut viral karena postingan akun Twitter @digeeembok.

Konon, Sisi tidak diberi job terbang sebagai pramugari lantaran Putri sebal melihat kecantikannya. Tak ayal, netizen pun berbondong-bondong memberikan simpati untuk Sisi yang juga aktif sebagai selebgram dan banyak membagikan resep masakan di akun instagramnya ini.

Namun kini muncul nama lain, yaitu Farhannisa Suri Maimoon Nasution. Finalis Puteri Indonesia 2015 dari Provinsi Sumatera Utara ini tidak membela Sisi, namun justru menyerangnya.

Farhannisa mengunggah di instagram Story, tangkapan layar percakapan yang diduga terjadi antara Sisi Asih dengan seseorang yang diduga mantan kekasih Farhannisa pada pada 12 Agustus 2018.

Dalam percakapan yang merupakan DM Instagram itu, Sisi Asih diminta nomor ponsel. Namun, Sisi Asih malah memberikan nomor BH.

“Karena namanya bangkai mau ditutup serapat apapun baunya akan kecium juga. Kalau kelakuan masih 11:12 dengan yang disindir mending diem deh,” kata Farhannisa.

Lewat Instagram Story, Farhannisa terang-terangan menyatakan tidak menyukai perempuan yang tidak tahu diri, merebut kebahagiaan orang dan memanfaatkan orang lain, atau biasa disebut pelakor atau ani-ani.

Farhannisa menyuruh untuk berhenti menipu, manipulasi, dan memanfaatkan orang lain. Tidak perlu bicara seorang public figure kalau pada kenyataannya tidak mengerti tentang menjadi public figure. (maria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed