oleh

Pembunuhan Mahasiswi di Bengkulu Diduga Karena Motor Lecet

-Hukum-246 views

Bengkulu, Radar Pagi – Polisi telah mengantongi identitas terduga pelakupembunuhan Wina Mardiani. Pelaku diketahui berinisial PI (29) yang merupakan penjaga kos di tempat korban tinggal.

Kasat Reskrim Polres kota Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma, mengatakan terduga pelaku eksekutor kemungkinan dendam dan sakit hati terhadap korban yang meminta pertanggungjawaban atas motornya yang rusak setelah diserempet pelaku saat yang terparkir di halaman kos.

”Tidak tutup kemungkinan terduga pelaku eksekutor dendam dan sakit hati kepada korban. Sebab korban meminta pertanggungjawaban atas lecetnya sepeda motor yang sempat diserempet terduga pelaku eksekutor,” kata Kasat Reskrim Polres kota Bengkulu, AKP Indramawan Kusuma, Rabu (11/12/2019).

Sebagaimana diketahui, Wina Mardiani (20) ditemukan meninggal dunia pada Minggu 8 Desember 2019, sekira pukul 17.06 WIB. Perempuan kelahiran Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, 23 Maret 1999 itu ditemukan terkubur di areal  perkebunan sawit yang berada di tempat kosnya.

Saat dievakuasi, jenazah korban dalam kondisi dibungkus karung dengan kaki terikat. Korban juga mengenakan busana lengkap tetapi tidak mengenakan celana dalam.

Sebelum nyawa mahasiswi Semester V Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu (Unib) itu dihabisi oleh pelaku, diduga juga terjadi tindak pidana asusila. Namun untuk memastikan dugaan tersebut, polisi masih menunggu hasil visum.

“Dugaan terjadi tindak pidana asusila, tetapi kami masih menunggu hasil resmi dari autopsi,” tegas Indramawan.

Selain pembunuhan dan tindak pidana asusila, Wina Mardiani (20) juga menjadi korban tindak pidana lain yaitu Pencurian Kendaraan Bermotor atau Curanmor. Sepeda motor Honda Scoppy BD 6425 NU milik korban ikut dibawa kabur.

Aparat berhasil menemukan sepeda motor tersebut dari tangan dua orang yang diduga teman pelaku di kawasan Taman Hutan Raya atau Tahura Kabupaten Bengkulu Tengah. Keduanya saat ini sudah diamankan dan diminta keterangan tim penyidik.

Dari pengakuannya, menurut Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Indramawan Kusuma Trisna, sepeda motor itu digadaikan sesaat sebelum pelaku menghilang menggunakan sepeda motor lain.

“Sepeda motor disembunyikan kedua laki-laki yang merupakan teman dari orang yang kita curigai sebagai pelaku,” ungkap Indramawan. (igo)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed