oleh

Jadi Ketua Wantimpres, Wiranto Tidak Mau Diajak Ngomong Soal Kinerja

-Nasional-153 views

Jakarta, Radar Pagi – Presiden Jokowi resmi melantik 9 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jumat (13/12/2019).  Wiranto pun dipilih menjadi Ketua Wantimpres tersebut. Wiranto pun menyatakan kesiapannya untuk bertugas.

“Berkat doa restu Anda, saya kembali pulih sehat. Siap bertugas, siap kerja,” kata Wiranto kepada wartawan yang menemui usai menunaikan Salat Jumat di kantor Kemenpolhukam, Jakarta, Jumat (13/12/2019) kemarin.

Tapi dia meminta agar kinerjanya bersama anggota Wantimpres tidak banyak ditanya dulu.

“Gini lho, lebih baik kamu jangan terlalu banyak nanya. Saya belum bekerja. Hari Senin nanti saya baru bekerja, itu pun baru nanti serah terima dengan yang lama. Setelah itu baru saya akan bicara,” kata Wiranto kepada wartawan.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu beralasan bahwa dia baru dilantik dan baru akan serah terima jabatan. Belum sempat bekerja.

Wiranto mengaku, sebagai Dewan Pertimbangan Presiden maka hal yang harus dimiliki adalah bagaimana memahami presiden yakni Jokowi. Seperti apa jalan pikirannya dalam membangun bangsa, sehingga dalam memberikan berbagai pertimbangan, benar-benar bisa digunakan.

Maka dalam lima tahun ini, fokus pemerintah adalah pengembangan sumber daya manusianya. Untuk itu, pertimbangan yang diberikan oleh sembilan anggota wantimpres harus sesuai dengan jalan pikiran presiden.

“Memberi pertimbangan kan harus mengikuti jalan pikiran yang diberikan pertimbangan. Tapi lebih baik jangan banyak bicara dulu,” katanya.

Menurut Jokowi, dipilihnya Wiranto berdasarkan rekam jejak. Pengalaman yang dia miliki dalam menangani masalah akan bisa membantu  memberikan nasihat dan pertimbangan kepada presiden.

“Masalah pengalaman, track record. Pak Wiranto kan track record dan pengalamannya panjang di pemerintahan. Menangani banyak masalah. Ini kan memberikan pertimbangan dan nasihat kepada presiden,” kata Jokowi seusai pelantikan Wantimpres di Istana Negara, Jakarta, Jumat kemarin.

Dia berdalih semua orang yang dipilihnya menjadi Wantimpres memiliki rekam jejak dan pengalaman yang mumpuni di bidangnya masing-masing, termasuk Wiranto.

“Ada yang berkaitan dengan sosial, keagamaan, ekonomi, ekonomi kecil, jadi campur-campur,” tuturnya.

Mengenai Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta atau OSO yang mundur, Jokowi mengaku memang semula OSO dipilih menjadi Anggota Wantimpres namun yang bersangkutan menolaknya.

“Tapi karena di Wantimpres tidak boleh merangkap di politik sehingga OSO tadi pagi menyampaikan kepada Mensesneg Pratikno bahwa beliau lebih mencintai partai sehingga tidak mau dan mundur dari Wantimpres,” pungkas Jokowi. (safrizal/fitria)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed