oleh

Pemprov DKI Siap Tutup Diskotek Colosseum Jika Ada Rekomendasi BNN

-Hukum-827 views

Jakarta, Radar Pagi – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap menutup Diskotek Colloseum dengan mencabut izin usahanya, jika ada rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) atas temuan narkoba, karena BNN Provinsi (BNNP) DKI Jakarta pernah menemukan narkoba di sana pada September lalu.

“Kalau berdasarkan fakta yang terjadi, saya sampaikan, ada teguran, pernyataan, (tapi) belum cukup syarat untuk melakukan penutupan. Nanti kita tunggu evaluasi bersama Dinas Parbud dan BNN-P dalam waktu tidak terlalu lama,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Izin Diskotek Colosseum, lanjut Saefullah, bisa saja dicabut jika memang ada rekomendasi dari BNNP atas temuan dan evaluasinya.”Soal ini semua ada teknisnya, metodenya, semuanya ada di BNNP. Kita menganggap BNNP menjadi badan yang sangat penting. Karena itu tidak berlama-lama,” ujarnya.

Pemprov DKI juga memutuskan untuk mencabut Penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum. Hal itu menyusul adanya penolakan, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyayangkan karena di diskotek itu pernah ditemukan narkoba.

Selain BNN, netizen beramai-ramai juga membully Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Seperti diketahui, Anies saat kampanye sangat getol menyerang keberadaan diskotik, terutama Alexa. Namun ketika dia akhirnya berkuasa, Alexa tetap bisa beroperasi namun diakali dengan cara ganti nama. Bahkan memberikan penghargaan pada Diskotik Colosseum.

Seperti biasa, Pemprov DKI, khususnya Anies tidak pernah bersalah. Saefullah sebagai Sekda menduga ada oknum pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta ada yang menyalahgunakan wewenang, sehinggga diskotek itu bisa mendapati penilaian baik. Dirinya berjanji bakal menelusuri oknum Disparbud yang bermain dalam kasus ini.

“Yang dibubuhi tanta tangan cetak, bukan tanda tangan basah gubernurnya atas nama Pemprov DKI. Jadi, proses semuanya ada di Disparbud,” ujarnya. (safrizal)

News Feed