oleh

BMKG: Kabupaten Malang Berpotensi Gempa Besar

-Nasional-177 views

Kab. Malang, Radar Pagi  – Pemerintah Kabupaten Malang melalui  stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates sebut Kabupaten Malang berpotensi terjadinya bencana alam gempa dan gelombang tsunami skala besar.

“Wilayah-wilayah di dalamnya yang rawan diterjang gempa dan tsunami, termasuk wilayah Kabupaten Malang, itu disebabkan karena letak geografis Indonesia yang berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang, Musripan, saat ditemui awak media di Kantor BPBD Pemkab Malang, Rabu (18/12/2019).

Menurut Musripan, ketiga lempeng tersebut, menimbulkan gesekan-gesekan, yakni lempeng Eurasia, lempeng Indo-australia, dan Pasifik. Dimana kita posisinya persis ditabrak benua Australia, kira-kira dari bibir pantai sekitar 200 sampai 300 kilometer. Di situlah pertemuan lempeng Indo-australia dan Eurasia.

“Dengan adanya pertemuan kedua lempeng tersebut akan menimbulkan gesekan-gesekan, kalau terus setiap saat, setiap menit, setiap hari, ratusan tahun, itu kan menimbulkan energi yang cukup besar, dikarenakan adanya pertemuan kedua lempengan tersebut,” katanya.

Iapun menjelaskan semakin besar patahan lempeng tersebut, dampak yang akan ditimbulkannya juga makin luas, sebab lempengan tersebut merupakan suatu bidang, bukan titik.

“Bidang yang patah itu bisa ratusan kilo, mungkin puluhan kilolah, kalau terjadi gempa, kekuatannya semakin besar, dikarenakan ini bidang, bukan titik,” jelasnya.

Lanjut dia, saat gempa bumi magnitudo 7,8 terjadi di wilayah Kabupaten Banyuwangi yang menimbulkan gelombang tsunami, dampaknya dirasakan hingga wilayah pesisir Kabupaten Malang. Akan tetapi, jika melihat ke belakang, Kabupaten Malang pernah mengalami dampak langsung akibat benturan lempeng tersebut pada tahun 1994.

“Nah, semenjak ‘94 sampai sekarang belum pernah lagi terjadi gempa besar, terakhir itu kan ‘94, di Selatan Banyuwangi, dari situ kemudian dibuatlah kajian, kalau misalnya terjadi gempa,” pungkasnya. (Med)

News Feed