oleh

Kontak Senjata Pecah di Intan Jaya, 2 TNI Luka Parah

-Hukum-206 views

Intan Jaya, Radar Pagi – Kontak senjata terjadi antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar Kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Kejadian ini menyebabkan dua prajurit, yakni Lettu Inf Reski Sidabutar dan Serda Rizky terluka parah. Dua anggota TNI itu tergabung dalam satgas penegakan hukum.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui adanya kontak tembak yang menyebabkan adanya dua orang terluka parah pada Selasa (17/12) sekitar pukul 15.30 WIT.

“Belum diketahui apakah korban meninggal atau tidak,” kata Irjen Pol Waterpauw.

Kapolda menyebut KKB yang berhadapan dengan tim gabungan merupakan penembak 3 tukang ojek di Intan Jaya pada Oktober 2019 silam.

Kapolda mengaku belum dapat memastikan 100% karena ada beberapa kelompok yang dilaporkan berada di sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.

“Beberapa kelompok KKB dilaporkan berada di wilayah Intan Jaya dan berupaya turun ke areal PT Freeport, namun belum bisa dipastikan kelompok mana yang kontak dengan tim satgas penegakan hukum,” ujarmya.

Namun, kata Kapolda,  KKB yang kontak senjata dengan TNI hari ini diduga merupakan kelompok pimpinan Lekagak Telenggen yang sebelumnya bermarkas di Lanny Jaya. Saat ini, kata dia, personel Gabungan TNI-Polri masih berusaha mengejar kelompok tersebut.

“Kapolres tadi saya cek kondisi Sugapa aman. Ada indikasi kelompok Lekagak Telenggen kurang lebih 3-4 jam keluar, posisinya agak jauh, makanya kita kesulitan mendapatkan kontak,” tuturnya.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau menyebut akibat kontak senjata tersebut masyarakat kini dalam kondisi ketakutan.

“Masyarakat ini serba salah, kalau mereka lari ke hutan, mereka nanti dapat serang dari KKB. Tapi kalau mereka di kota nanti mereka diinterogasi oleh aparat,” tutur Yoakim.

Dalam kurun 3 bulan terakhir, sudah dua kali terjadi penyerangan yang dilakukan KKB di Kabupaten Intan Jaya. Sebelumnya, KKB menembak tiga tukang ojek bernama Rizal (31), Herianto (31), dan La Soni (25)  pada Jumat (25/10/2019) silam. Ketiga korban mengalami luka tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam di sekujur tubuh. (viktor)

News Feed