oleh

1 Keluarga di Labuhan Utara Hilang Terseret Banjir Bandang

-Hukum-152 views

Labuhan Utara, Radar Pagi – Satu keluarga terdiri atas ayah dan ibu serta tiga anak yang merupakan warga Dusun Siria-ria, Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), hilang saat banjir bandang melanda pada Minggu (29/12/2019).

Pencarian lima korban ini terus dilakukan petugas dibantu warga setempat hingga radius 2 kilometer (KM) dari lokasi rumah mereka yang hanyut terseret arus sungai, namun hingga Selasa (31/12/2019) belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, Riadhil Akhir Lubis mengatakan, tim SAR berangkat melakukan pencarian ke arah kaki gunung bukit barisan.

“Pencarian sudah dilakukan. Tim SAR jam 6 pagi sudah bergerak mencari di lokasi,” jelasnya.

Dia menjelaskan, diduga ada 5 orang yang terdiri dari ayah, ibu dan tiga orang anaknya tidak ditemukan setelah rumahnya hanyut terseret banjir bandang.

Kepala Desa Pematang Pangaduan Munthe mengatakan, identitas korban hilang yakni Ahmat Sipahutar dan Cahaya, serta ketiga anaknya. Mereka selama ini tinggal di perladangan yang tak jauh dari tepi sungai.

“Bencana alam banjir bandang ini memang sangat kami khawatirkan. Kami berharap semua warga bisa selamat. Namun ada masyarakat kami, satu keluarga yang hilang sebanyak lima orang,” ujar Munthe,

Diketahui, banjir bandang di Dusun Siria-ria A dan B, Desa Pematang dan Desa Hatapang, Kecamatan NA Sembilan-Sepuluh, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu dini hari (29/12/2019) terjadi karena hujan deras selama beberapa jam.

Belasan rumah dilaporkan rusak berat, jembatan besar di jalan kabupaten hancur, jembatan kecil hanyut. Bencana ini juga mengakibatkan tanah longsor sepanjang 100 meter dengan kedalaman 5 meter. (IS)

News Feed