oleh

Pelaku Injak “Alquran” di Garut Nangis Sambil Minta Maaf

-Hukum-196 views

Garut, Radar Pagi – HK, pelaku injak “alquran” yang videonya viral di media sosial, menangis sambil meminta maaf kepada seluruh umat Islam. Permintaan maaf itu disampaikan HK di Mapolres Garut, Selasa (31/12/2019).

“Saya memohon maaf khususnya kepada umat muslim di Garut dan umumnya ke umat muslim di mana saja di seluruh dunia,” kata HK terisak-isak.

Dia mengaku perbuatannya itu karena ingin membuktikan rasa cinta kepada pacarnya dan tekad akan terus membujang sampai sang kekasih mau dinikahi.

HK sendiri ditangkap di rumahnya di Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (30/12/2019) kemarin.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirojul Munir meminta masyarakat menyerahkan proses hukum kasus ini kepada polisi.

“Polisi akan melakukan tindakan tegas, persoalan ini jadi pembelajaran bagi masyarakat khususnya umat muslim mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” katanya.

Hal senada diutarakan Bupati Garut Rudy Gunawan. Dia mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani serius oleh kepolisian, untuk itu masyarakat Garut agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kepada polisi.

“Sudah melakukan langkah-langkah penegakan hukum, melakukan komunikasi dengan tokoh-tokoh agama di Garut,” katanya.

Ternyata Kitab Kuning

Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansah mengatakan bahwa pihaknya sudah mengumpulkan barang bukti di antaranya yang disebut-sebut Al-Qur’an dari rumah tersangka Hary Kurniawan. Ternyata yang diinjak Hary bukanlah Al-Qur’an, melainkan kitab kuning Majmu Syarif.

“Jadi ini memang bukan Al-Qur’an, tetapi buku kumpulan doa-doa atau kitab kuning Majmu Syarif,” ujarnya, Selasa 31 Desember 2019.

Barang bukti lainnya yang diamankan petugas selain buku kumpulan doa, juga karpet berwarna krem dan kursi dengan alas busa berwarna merah. Karena hasil pengembangan ternyata foto sepasang kaki milik Hari menginjak kitab bukan hanya berlatar belakang karpet juga alas busa kursi yang merah.

“Jadi kami menemukan dua foto, dan yang viral sepasang kaki menginjak kitab kuning di atas karpet,” ungkap Dede.

Lanjut Dede, tersangka Hary menginjak kitab kuning tersebut dilakukan pada bulan April 2019 lalu. Saat itu Hari yang memfoto aksinya dan dikirimkan melalui WhatsApp kepada kekasihnya berinsial A.

“Katanya sebagai sumpah atas kesetiaan cinta,” katanya. (heri)

 

News Feed