oleh

Luhut Serahkan Dugaan Korupsi Asabri ke Jalur Hukum

-Hukum-153 views

Jakarta, Radar Pagi – Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi bantahan petinggi PT Asabri (Persero) bahwa telah terjadi korupsi di perusahaan itu.

Menurut Luhut, korupsi akan kelihatan dari hasil audit pemeriksaan yang dilakukan. Bahkan hingga permainan sahamnya pun akan terpampang.

Dia pun mempersilakan pihak-pihak terkait untuk membantah soal dugaan korupsi. Namun kalau memang korupsi terjadi, tidak ada pihak yang bisa lari menghindar.

“Bantah sih kan boleh-boleh aja. Kan hasil audit pemeriksaan kan bisa diperiksa itu permainan sahamnya gimana kan, nggak bisa lari,” ujar Luhut ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Luhut memilih untuk menunggu proses hukum dijalankan sampai selesai. Dia tidak ingin menyimpulkan ada atau tidak praktek korupsi yang diduga menimpa Asabri.

“Tetapi kalau ada orang bicara tidak ada (korupsi), biar saja nanti investigasi dari proses hukum itu dijalankan,” kata Luhut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut ada dugaan korupsi Rp 10 triliun di tubuh PT Asabri.

Direktur Utama PT Asabri Sonny Widjaja membantah tuduhan tersebut. Bahkan dia menuduh pihak-pihak yang menuduh perusahaan asuransi pelat merah ini terlibat korupsi itulah yang sebenarnya korupsi.

“Saya menjamin bahwa uang kalian yang dikelola di Asabri Aman, tidak hilang, dan tidak dikorupsi,” ujar Sonny dalam konferensi pers di Kantornya, Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Sonny bahkan melayangkan ultimatum kepada pihak-pihak tersebut bila terus-menerus memberikan pernyataan yang tak sesuai fakta valid.

“Jika hal ini terus berlangsung maka, dengan sangat menyesal, saya akan membawanya ke jalur hukum,” tegasnya. (gunawan)

News Feed