oleh

Sebut Tanjung Priok Sumber Kriminalitas, Yasonna “Dimarahi” DPR

-NUSANTARA-713 views

Jakarta, Radar Pagi – Baru-baru ini Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly mengatakan sumber kemiskinan berasal dari tindakan kriminalitas dan itu yang penyebabkan kejahatan lebih banyak di daerah miskin.

Dia mencontohkan dua anak yang lahir dan besar di dua kawasan yang berbeda, yakni Menteng dan Tanjung Priok. Ia meyakini jika anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan sering terjadi tindak kriminal akan melakukan hal serupa di masa depan.

“Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah miskin. Akun area bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Priok di situ ada kriminal yang lahir dari kemiskinan,” kata Yasonna.

Ucapan Yasonna itu rupanya bikin panas telinga Wakil Ketua Komisi Hukum DPR RI dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni. Sahroni yang sejak kecil tinggal di kawasan Priok itu tersinggung.  Apa yang disampaikan Yasonna, menurut Sahroni, merupakan data lama yang tidak akurat.

“Pak Menteri mungkin sudah lama tidak berkunjung ke Priok sehingga kurang bisa membandingkan wajah Priok di masa lalu dengan masa kini,” Ujar Sahroni di Jakarta, Sabtu 18 Januari 2020.

Sahroni menjabarkan, bahwa sinergi antar elemen masyarakat secara nyata telah mampu menekan angka kejahatan di Priok secara khusus maupun Jakarta Utara secara umum, tahun demi tahun.

Sebagai gambaran kata Sahroni, Polres Jakarta Utara melaporkan terjadi konsistensi penurunanangka kriminalitas di beberapa tahun terakhir. Data terbaru, Polres Metro Jakarta Utara menangani 1.695 kasus tindak pidana di sepanjang 2019, menurun 7 persen  dibanding tahun 2018 sebanyak 1.735 kasus.

“Sebagai Menkumham seharusnya Pak Yasonna memegang data identitas pelaku kriminal di lingkungan kerjanya (lapas dan rutan). Kalau beliau sedikit jeli maka akan ditemukan menurunnya pelaku kriminal yang berasal dari Priok di rutan dan lapas beliau, sejalan dengan penanganan kejahatan di kepolisian yang menurun,” kata dia.

Data BPS terkait indeks Kerawanan keamanan dan ketertiban wilayah DKI Jakarta 2019 memang membalikkan asumsi Yasonna Laoly terkait Priok dan Menteng. Data itu mengungkap bahwa kejahatan di Tanjung Priok 2019 lebih rendah dibanding Menteng, di mana Priok berada di angka 12,83 persen berbanding Menteng dengan angka 15,58 persen.

“Mengutip data BPS berarti Priok lebih aman dibanding Menteng. Mau kita pungkiri data BPS?” kata dia. (viva/red)

News Feed