oleh

Polisi Usut Kuburan Janin di Kontrakan Raja Toto

-Hukum-179 views

Sleman, Radar Pagi – Petugas gabungan Polres Purworejo dan Polda Jateng melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kontrakan Raja Kraton Agung Sejagat (KAS) Toto Santoso Hadiningrat (42) dan Ratu Fanni Aminadia (41) di Berjo Kulon, Sidoluhur, Godean, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (18/1/2020).

Mereka melihat bekas makam janin Ratu KAS yang dikubur di selatan rumah tersebut dan mencari apa ada makam lainnya di sekitar sana, serta mengecek barang-barang yang berhubungan dengan KAS di dalam rumah untuk bukti tambahan.

Namun setelah dilakukan pengecekan, diketahui barang-barang yang sekiranya bisa dijadikan barang bukti sudah tidak relevan untuk dibawa sebagai bukti tambahan dalam penyidikan kasus KAS.

Petugas gabungan juga melakukan pengecekan ke pemakaman umum Desa Sidorejo, Godean, tempat janin Ratu KAS dipindahkan, Makam janin dipindahkan dari rumah kontrakan ke pemakaman umum setelah ada kesepakatan keluarga Raja dan Ratu KAS dengan warga setempat. Pemindahan makam jani dilakukan,Jumat (17/1/2020) sore.

“Karena itu, petugas gabungan juga mengecek lokasi pemakaman janin di pemakaman umum Desa Sidorejo, Godean untuk memastikan memang sudah dipindahkan,” kata Kanit Reskrim Polsek Goden Iptu Eko Haryanto, kemarin.

“Polsek Godean diminta mendampingi sebab lokasinya ada di wilayah hukum Godean,” terangnya.

Seperti diketahui Raja Toto dan Ratu Fanni dari Kerajaan Kraton Agung Sejagat baru saja menggegerkan dunia pewayangan setelah melakukan kirab keliling desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Mereka melakukan kirab layaknya raja dan ratu betulan, lengkap dengan kuda-kuda, para dayang dan pengawal.

Ternyata, sang raja, Toto Santoso, ternyata pernah meminjam uang Rp1,3 miliar dari salah satu bank dan kemudian kabur dari tempat tinggalnya di Kawasan Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Sejak saat itu dia berpindah-pindah tempat sebelum akhirnya mendirikan kerajaan di Purworejo. (yon)

News Feed