oleh

Sup Kelelawar Biang Kerok Penyebaran Virus Corona

-Kesehatan-215 views

Beijing, Radar Pagi – Sup kelelawar, sebuah makanan populer di Wuhan, diduga menjadi biang kerok kemunculan dan penyebaran virus Wuhan atau nama aslinya virus corona yang telah menewaskan 17 orang dan sudah menyebar ke berbagai negara.

Kelelawar yang disantap penduduk Wuhan memang hanya jenis kelelawar buah, namun para ahli percaya kelelawar buah bisa menjadi “tuan rumah” bagi virus tersebut.

“Kelelawar buah adalah tuan rumah alami coronavirus Wuhan, tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui,” ujar para ilmuwan yang diterbitkan di South China Morning Post.

Sebelum para ahli menduga sup kelelawar menjadi biang kerok penyebaran virus, penduduk lokal sudah menaruh curiga pada jenis hidangan ini.

Sebuah gambar video yang menyebar di medsos menunjukkan kelelawar yang menyeringai dengan bagian dalamnya yang matang mengambang di antara kaldu dalam mangkuk sebelum dikonsumsi oleh seorang perempuan.

Video juga memperlihatkan seorang perempuan memasukkan salah satu makhluk itu ke dalam mulutnya dengan sumpit sambil makan bersama teman-temannya.

Kota Wuhan saat ini ditutup atau diisolasi karena virus terus menyebar. Jutaan orang terkurung di dalamnya. Pemerintah Kota Wuhan mengatakan semua jaringan transportasi perkotaan ditutup. Penerbangan keluar dari kota itu mulai ditangguhkan pada pukul 10.00 hari Kamis (23/1/2020).

Pemerintah kota juga mendesak warga untuk tidak meninggalkan Wuhan tanpa keadaan khusus. Pemerintah pusat China mengonfirmasi ada 571 kasus virus sejauh ini dan 17 kematian.

Otoritas China telah memerintahkan pemberhentian untuk keluar-masuk Wuhan, dan mobil-mobil telah diblokir masuk oleh para pejabat.

Diperkirakan jumlah manusia terinfeksi virus corona di Wuhan sekitar 4.000. (viktor)

News Feed