oleh

Guru SMAN 8 yang Adu Jotos di Kelas Diberi Sanksi

-Hukum-165 views

Medan, Radar Pagi – Perkelahian antara guru di SMA Negeri 8 Medan berbuntut panjang. Kini, Dinas Pendidikan (Disdik) Sumut sudah menyiapkan sanksi terhadap Herbin Manurung dan Deni Panjaitan, guru yang mempertontonkan tindakan tidak terpuji di hadapan para siswanya.

“Itulah sanksinya nanti, (sanksinya) tindakan administrasi biasanya itu. Bisa saja kita mutasikan, penundaan gaji dan penundaan pangkat,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Cabang Medan Selatan Zuhri Bintang kepada wartawan di Medan, Sumut, Kamis 6 Febuari 2020, dikutip dari vivanews.

Zuhri menjelaskan, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dahulu untuk mengetahui persis penyebab permasalahan perkelahian yang terjadi di SMA Negeri 8 Medan, Rabu 29 Januari 2020 lalu dengan memintai keterangan Herbin dan Deni.

“Kalau memang persoalan pribadi sebaiknya diselesaikan secara pribadi. Tapi kalau itu persoalan kedinasan harus kita selesaikan secara administrasi di Dinas Pendidikan,” kata Zuhri.

Pihak Disdik Sumut terlebih dahulu akan meminta keterangan dari siswa yang menyaksikan perkelahian di dalam kelas tersebut dengan didampingi guru pembimbing.

“Kita telaah untuk kita  laporkan ke pimpinan  kepala Dinas Pendidikan Sumut untuk diambil apa kesimpulannya,” ungkap Zuhri.

Dengan kejadian ini, Zuhri mengimbau agar kegiatan belajar-mengajar tetap dilaksanakan di sekolah tersebut. Jangan sampai kegiatan para siswa terganggu karena kasus ini.

“Tidak boleh siswa diarah-arahkan persoalan internal sekolah. Tugas guru mengajari  siswa dengan baik dan benar karena mereka merupakan harapan generasi bangsa kita,” kata dia. (Ezra Sihite/Putra Nasution/red)

News Feed