oleh

KSAD: 20 Ton APD Jangan Ditimbun!

-Nasional-152 views

Jakarta, Radar Pagi – Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu berada di garis depan dalam melindungi keselamatan bangsa dan negara. Bukan hanya dari ancaman militer asing, namun juga dari ancaman virus corona (COVID-19).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto selalu memantau perkembangan penanganan virus corona. Tak heran, karena Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) menjadi salah satu rumah sakit yang mampu menangani pasien positif Corona.

“Saya memberikan kewenangan kepada RSPAD untuk menggunakan dana BLU dalam pengadaan suplai serta peralatan yang dibutuhkan dalam menghadapi COVID-19,” ujar KSAD Andika Perkasa dalam teleconference di Mabes TNI, Jakarta, seperti yang diunggah di Youtube, baru-baru ini.

Menurut dia, pengadaan cepat laboratorium rapid test serta perlengkapannya, training petugas medis untuk penggunaan ventilator, penggunaan media komunikasi dari pusat (RSPAD) ke 68 RSAD dan pendistribusian logistik harus diinventarisasi dengan baik.

“20 ton APD (Alat Pelindung Diri) yang kita terima, jangan sampai 68 Rumah Sakit TNI AD (RSAD) tidak dialokasikan. Logistik yang sudah kita punya harus dapat di-manage. Jangan sampai ada yang menimbun untuk diri sendiri, inventaris semua yang ada,” tegas KSAD.

Dia mengatakan, TNI AD juga menyediakan tempat tinggal sementara bagi petugas medis demi menjaga kestabilitas baik dalam dalam menangani dan memutus mata rantai penyebaran corona.

“Kalau masih ada yang ragu untuk mensinkronisasikan komunikasi dari 68 RSAD kepada RSPAD, lapor ke saya,” tandasnya. (shf/red)

News Feed