oleh

Tarif Kamar Pesta Gay Rp1,3 Juta/Malam

-Hukum-464 views

Jakarta, Radar Pagi – Tersangka kasus pesta adu pedang sesama jenis yang digelar di sebuah kamar di apartemen Jakarta Selatan menyewa kamar seharga Rp1,3 juta per malam.

Dalam rekonstruksi yang diadakan di Polda Metro Jaya, Kamis (3/9/2020) terdapat adegan pertama saat tersangka berinisial TRZ alias Ramzi menghubungi tersangka lainnya untuk mengadakan pesta gay.

“Tersangka TRZ mengajak tersangka lain yaitu K, B, N, dan P,” kata salah satu penyidik.

Ada dua kali pertemuan di sebuah tempat kopi di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan. Pertemuan itu membahas pesta gay dan selanjutnya R menyebar undangan pesta ke grup gay mereka.

Memasuki adegan berikutnya, tersangka R memesan kamar di sebuah apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. “Adegan kelima, tersangka R ke apartemen untuk booking kamar di lantai enam kamar nomor 608 dengan biaya Rp1,3 juta untuk semalam,” kata penyidik.

Diketahui, jajaran Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menggerebek sebuah apartemen di Jakarta Selatan terkait kasus pesta gay. Total pria yang diamankan 56 orang dan sembilan di antaranya ditetapkan tersangka.

TRF merupakan pimpinan kelompok tersebut atau sebagai kordinator. TRF juga yang menerima transferan dan menyiapkan kamar hotel serta apartemen untuk melakukan pesta gay.

Tersagka TRF yang merancang kegiatan tersebut. Undangan untuk pesta tersebut sudah dibuat selama satu bulan lalu. Tidak hanya itu, TRF juga membuat flayer pengumuman pesta yang pada 28 Agustus 2020.

Dalam flayer yang dibuat tersebut tertuliskan kalau akan ada pesta pemuda merayakan kemerdekaan. Bahkan para peserta selain membayar diharuskan juga menggunakan dress code masker warna merah putih.

“TRF ini yang membentuk kepanitiaan dan juga yang menyiapkan semuanya,” tegasnya.

Saat sudah ada peserta yang terdata,penyelenggara lantas membuat aturan. Peserta diwajibkan membayar tiket sebesar Rp150 ribu per orang, sedangkan saat datang bertiga dikenakan harga tiket Rp350 ribu.

Selain itu, para peserta yang masuk ke pesta tersebut juga tidak diperkanankan memakai baju dan hanya diwajibkan menggunakan pakaian dalam.

Satu dari sembilan tersangka pesta seks sesame jenis atau gay yang digerebek jajaranPolda Metro Jaya di apartemen Kuningan, Jakarta Selatan, terbukti mengidap Human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS).

“Saat di-rapid test memang semuanya negatif, tapi satu di antaranya mengaku kalau mengidap HIV AIDS,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (yon)

News Feed