oleh

Oknum TNI Gembok Rumah dari Luar, Ada Lansia di Dalamnya

-Hukum-216 views

Denpasar, Radar Pagi – Polda Bali membongkar aksi penyegelan sebuah rumah milik warga di Denpasar selama 7 jam yang diduga dilakukan secara ilegal oleh seorang oknum anggota TNI, Jumat (2/9/2020) malam. Aksi mirip premanisme itu kini sedang diusut.

Pembongkaran dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan sekitar pukul 22.00 WITA. “Tolong dibuka,” pinta dia, dikutip dari sindonews.

Mendapat perintah itu, puluhan petugas langsung memotong rantai yang mengunci pagar rumah dengan alat pemotong besi atau gerindra. Rangka besi yang menutupi pintu rumah juga dibongkar.

Menurut Dodi, tindakan yang dilakukan atas dasar kemanusiaan, karena di dalam rumah itu ada orangtua yang sudah lanjut usia (lansia) dan tidak tahu bagaimana kondisi kesehatannya.

Selain itu, prosedur penyegelan ada aturannya. “Yang mengaku pemilik dan melakukan penyegelan, saya tunggu konfirmasinya di Polda,” tegas Dodi.

Rumah yang beralamat di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Merak Denpasar itu kini ditempati Hendra dan keluarganya. Hendra mengaku menyewa rumah itu sejak 2014 hingga 2047 kepada pemilik Ketut Gede Pujiama.

Namun rumah itu kini bermasalah setelah seseorang bernama Muhaji mengaku telah membeli rumah itu sejak 2020. Oknum anggota TNI itu kemudian melakukan penyegelan rumah.

Dodi mengatakan akan memanggil kedua pihak yang bersengketa. “Silahkan jika memiliki alasan yang benar dan bisa dipertanggungjawabkan. Penghuni juga akan diklasifikasi untuk kebenarannya,” ujarnya. (shf/red)

News Feed