oleh

Jenazah Babinsa yang Tewas di Intan Jaya Dimakamkan di Kampung Halaman

Intan Jaya, Radar Pagi – Jenazah anggota TNI yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua, Serka Sahlan (45) tiba di terminal kargo Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Jenazah almarhum ini langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Pinrang untuk dimakamkan di sana,” kata Dandim 1422/Maros, Letkol Inf Budi Rahman, Jumat (18/09/2020).

Jenasah dibawa menggunakan pesawat Garuda GA-651 dan disambut dengan upacara militer yang yang diikuti puluhan prajurit TNI AD dari Zipur dan Kodim 1422 Maros. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Paria, Kecamatan Duampanua, Pinrang, Sulawesi Selatan.

Korban yang pernah aktif di Komando Stategis Angkatan Darat (Kostrad) ini diketahui bertugas di Papua di satuan tugas territorial, dan masa tugasnya di Papua sebenarnya sudah hampir usai.

“Korban ini bertugas sudah jalan setahun dan sudah mau kembali (selesai tugas). Almarhum bertugas di Satgas territorial mengisi ruang kosong di sana. Kami mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya, semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” ujarnya.

Serka Sahlan merupakan anak keempat dari enam bersaudara, dan meninggalkan seorang istri dan empat anak.

“Anak pertamanya itu sudah SMP kalau yang terakhir masih umur tiga tahun,” kata keluarga korban, Sudirman.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel CzI IGN Suriastawa mengatakan KKB melancarkan aksi teror di Kabupaten Intan Jaya pada Kamis (17/9) siang. Seorang tukang ojek, Badawi (49), dibacok menggunakan parang hingga lengan kirinya putus. Karena pendarahan hebat, korban meninggal dunia.

Siang harinya di hari yang sama pukul 14.20 WIT, KKB menghadang Babinsa yang sedang dalam perjalanan membawa logistik. Dal;am peristiwa ini KKB menembak Serka Sahlan hingga tewas.

Polda Papua mencatat telah terjadi 46 kasus kekerasan yang dilakukan oleh KKB pada 2020. Dari kasus kekerasan itu, korban meninggal dunia sebanyak 9 orang, yakni 5 orang warga sipil, 2 anggota TNI, dan 2 anggota Polri. Korban yang mengalami luka-luka sebanyak 23 orang, yakni 10 orang warga sipil, 7 anggota TNI dan 6 anggota Polri. (Om Yan)

 

 

News Feed