oleh

TGPF Tiba di Intan Jaya untuk Kumpulkan Informasi

Intan Jaya, Radar Pagi – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) tiba di Intan Jaya, Papua, untuk menyelidiki sejumlah kasus penembakan di wilayah itu. Penembakan itu menewaskan 2 anggota TNI, 1 orang warga sipil, dan 1 pendeta dalam 14 hari.

“Tim Gabungan Pencari Fakta kasus penembakan di Intan Jaya telah tiba di Papua, Rabu pagi ini,” kata Menko Polhukam Mahfud Md melalui akun Twitter-nya, Rabu (7/10/2020).

Mahfud mengatakan tim tersebut dipimpin Benny Mamoto. Dia menegaskan tim langsung bekerja.

“Tim dipimpin Benny Mamoto, beranggotakan unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh kampus, dan langsung bekerja hari ini,” ujarnya.

Diterima Bupati

Kedatangan rombongan TGPF langsung diterima Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni bersama Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda dan Ketua Pansus Otsus DPR Papua, Thomas Sondegau bersama Forkompinda Intan Jaya.

Dalam pertemuan di ruang rapat Bupati Intan Jaya, Danrem Brigjen TNI Iwan Setiawan sempat memaparkan kondisi di Sugapa, Intan Jaya dan kejadian yang terjadi dalam 1 bulan terakhir ini.

Kejadian mulai di daerah Mamba, kemudian 14 September 2020 penembakan terhadap dua tukang ojek, Laode dan Fatur.

Kemudian, 17 September 2020, terjadi pembacokan terhadap Badawi, hingga tangannya putus dan satu jam kemudian meninggal dunia.

Pada hari yang sama, terjadi penembakan terhadap Babinsa TNI, atas nama Serka Sahlan, lalu dibacok mukanya. Pada saat dilakukan evakuasi, pelaku masih melakukan penembanan terhadap petugas.

Lalu, pada 18 September 2020, viral ancaman dari Debby Sambom bahwa siapapun maskapai yang mengangkut TNI – Polri akan ditembak. Dan saat pihaknya melakukan pengecekan di lapangan, juga terjadi penembakan.

Kemudian, 19 September 2020 di Hitadifa, anggota TNI Pratu Dwi Akbar Utomo ditembak kelompok KSB dari arah Utara sekitar 200 meter.

Di hari yang sama, terjadi kejadian meninggalnya Pdt Yeremias Zanambani, namun baru diketahui 20 September 2020.

Total ada 5 kejadian di bulan September yang menelan 6 korban.

TGPF Intan Jaya juga mendengarkan paparan dari Polda Papua, Danpomdam XVII/Cenderawasih dan Satgas TNI serta Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni. (Om Yan)

 

News Feed