oleh

Kemenhan Minta Publik Tidak Berpolemik Soal Temuan Drone Laut

-Nasional-442 views

Jakarta, Radar Pagi – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) meminta publik untuk tidak berpolemik terkait temuan drone bawah laut di Laut Selayar, Sulawesi Selatan. Kemenhan menegaskan akan menangani masalah tersebut bersama dengan Mabes TNI, khususnya TNI Angkatan Laut (AL).

“Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI khususnya TNI AL pasti akan menangani permasalahan itu,” kata Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Simanjuntak, dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (4/1/2020).

Dahnil menjelaskan, saat ini TNI AL juga sudah menyatakan drone yang ditemukan tersebut merupakan sea glider yang biasa digunakan untuk survei data oseanografi. Lebih rincinya, pihak TNI AL melalui Pusat Hidrografi dan Oseanografi akan menyelidiki lebih lanjut drone tersebut.

Menurut dia, Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, sejak awal berkomitmen untuk memperkuat pertahanan Indonesia. “Menhan Prabowo Subianto berharap rakyat Indonesia terus mendukung TNI bekerja keras untuk pertahanan Indonesia dan mari bersama memperkuat pertahanan rakyat semesta untuk memastikan NKRI yang lebih kuat,” katanya.

Prabowo, tambah dia, berharap rakyat Indonesia terus mendukung TNI bekerja keras untuk pertahanan Indonesia dan mari bersama memperkuat pertahanan rakyat semesta untuk memastikan NKRI yang lebih kuat.

Beberapa waktu lalu, seorang nelayan di Sulawesi menemukan drone bawah laut yang diduga milik China di perairan Selayar. UUV diangkat dari air oleh nelayan setempat pada tanggal 20 Desember lalu, tapi baru dilaporkan ke pihak berwenang enam hari kemudian.

Drone yang ditemukan tersebut memiliki panjang 225cm, dengan lebar sayap 50cm dan antena sepanjang 93cm. Awalnya drone ini diserahkan ke polisi, tetapi sekarang telah disita oleh pihak TNI dan dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Laut Utama ke-6 di Makassar untuk diperiksa.

Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono, menyebutkan drone bawah laut yang ditemukan nelayan di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, merupakan Sea Glider yang digunakan untuk riset bawah laut.

“Alat ini Sea Glider. Banyak digunakan untuk keperluan survei atau untuk mencari data oseanografi di laut, di bawah lautan,” kata dia, dalam jumpa pers di Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL, di Jakarta Utara, Senin.

Menurut dia, Sea Glider memang bisa digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari kepentingan industri, survei, ataupun kepentingan militer karena kemampuannya dalam memetakan kondisi tertentu. “Alat ini bisa digunakan untuk industri maupun digunakan untuk pertahanan. Tergantung siapa yang memakai,” ujar dia. (jar)

silahkah klik: https://shopee.co.id/bakul_herbal99

silahkan klik: https://www.tokopedia.com/wahdah

silahkan klik: https://www.lazada.co.id/shop/bakul-herbal-99/

silahkan klik: http://www.buanawebsite.com/garam-mandi-aleya/

silahkan klik: https://www.radarherbal.com/

News Feed