oleh

Pramugari yang Tewas di Bathup Diduga Diperkosa 11 Pria

Manila, Radar Pagi – Kepala polisi Kota Makati Kolonel Harold Depositar mengatakan pihaknya menangkap 3 dari 11 pria yang diduga memperkosa dan membunuh peragawati cantik yang mayatnya ditemukan dalam bathup sebuah kamar hotel mewah. Namun penangkapan 11 orang itu hanya bersifat sementara karena sedang menunggu temuan otopsi dan laporan toksikologi.

Diketahui, pramugari bernama Christine Angelica Dacera (23), merayakan pergantian Malam Tahun Baru di City Garden Hotel yang mewah bersama teman-temannya. Para terdakwa ini diketahui menginap di kamar hotel yang berdekatan dengan korban. 3 dari 11 pria itu adalah rekan korban, dan 9 lainnya merupakan teman dari 3 pria tadi.

Salah satu rekan Dacera, De Guzman, mengaku belum pernah bertemu dengan pria-pria yang memasuki kamar mereka. Dia juga mencatat para pendatang baru tersebut terlihat lebih tua.

“Para pria asing yang dibawa oleh 3 teman korban itu datang dari kamar sebelah yakni nomor 2207,” ujar pengacara Brick Reyes, juga juru bicara keluarga Dacera, Selasa, 5 Januari 2021.

Korban check-in dengan rekan-rekannya di hotel bintang empat di kota Makati untuk malam perayaan. Salah satu rekannya, Rommel Galida, bangun sekitar jam 10 pagi waktu setempat dan melihatnya di bathup.

Dikutip Daily Mail, Galida mengira Dacera tertidur dan menutupinya dengan selimut sebelum kembali tidur. Tetapi ketika Galida bangun beberapa jam kemudian, dia meluhat tubuh Dacera tidak sadarkan diri dan mulai membiru.

Dia membunyikan alarm dan Dacera diberikan CPR, tetapi gagal merespons dan dilarikan ke Klinik Medis Makati. Pramugari General Santos City itu kemudian dinyatakan meninggal. Dokter mengatakan nyawa Dacera, yang memiliki hampir 100.000 pengikut di Instagram, tidak bisa ditolong lagi.

Saat ini, penyelidik masih menunggu otopsi tetapi mengatakan tubuh wanita muda itu mengalami memar dan luka di paha dan lututnya.

Mereka mengatakan tubuhnya juga menunjukkan bukti jika dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual karena ditemukan bercak sperma di alat kelamin korban.

Sementara itu keluarga Dacera, dalam konferensi pers pada 5 Januari 2021, mengatakan mereka sudah melihat laporan otopsi oleh Mayor PNP Michael Nick Sarmiento.

Dalam laporan tersebut menyatakan Dacera meninggal karena pecahnya aneurisma aorta atau robeknya aorta pembuluh darah terbesar di tubuh yang mengalir melalui hati seseorang.

Bagaimana aorta Dacera bisa pecah masih diperdebatkan. Polisi berspekulasi dengan sedikit bukti bahwa itu karena dia dibius atau dianiaya.

Kepala polisi Makati Depositar mengatakan lagi dalam sebuah wawancara bahwa selama perayaan Tahun Baru di hotel, Dacera mengaku kepada salah satu temannya dia curiga salah satu pria di pesta itu membubuhi minumannya, membuatnya merasa tidak enak badan. Mungkin hal itu pula yang menjelaskan mengapa rekan-rekan korban lainnya tidak ada yang tahu kejadian saat korban diperkosa, karena mereka tertidur akibat obat bius. (man)

Silahkan klik: https://shopee.co.id/KAPSUL-AURA-BONUS-AIR-RUQYAH-SERBUK-BIDARA-i.237283218.5548358170

Silahkan klik: https://www.tokopedia.com/antik77-1/minyak-mandi-buang-sial-ruwat

Silahkan klik:  https://www.lazada.co.id/products/garam-ruqyah-wahdah-i3980020944-s6627110758.html?search=store?spm=a2o4j.8553159.0.0.32d27e6aVUNLlj&search=store

News Feed