oleh

MUI Dukung Polisi Usut Negara Islam di Garut 

-Nasional-206 views

Jakarta, Radar Pagi – Kepolisian tengah mengusut kabar puluhan warga Garut, Jawa Barat, dibaiat paham Negara Islam Indonesia (NII). Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung polisi mengusut kabar yang membuat geger itu.

Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian MUI, Prof Utang Ranuwijaya, mengatakan bahwa MUI Garut juga tengah mendalami informasi pembaiatan NII tersebut. Menurutnya, pengalaman dari kasus-kasus NII terdahulu bahwa paham ini mendoktrin calon pengikutnya untuk menilai pemerintah Indonesia adalah pemerintah thogut.

“Kasus ini timbul tenggelam dan bermetamorphosa ke dalam bentuk-bentuk yang berbeda-beda,” kata Prof Utang kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (8/10/2021) malam kemarin.

Dia pun membeberkan kasus-kasus penyebaran aliran sesat yang pernah terjadi di Tanah Air seperti aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah pimpinan Ahmad Mushadiq, aliran Millah Abraham, aliran Al-Haqq, dan Gafatar. Menurutnya, aliran-aliran sesat ini merupakan bagian dari kasus-kasus yang lahir dari NII yang disebut NII KW-9.

“Maka apapun bentuknya dan dimana pun berdirinya, jika mereka mengaku menganut NII seperti ini bisa diduga pahamnya tidak jauh berbeda dengan paham yang terdahulu, yang tujuannya untuk membuat keresahan, kekacauan dalam beragama, dan mengganggu stabilitas sosial dan nasional,” ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Garut mengaku dibaiat masuk aliran tersebut dan didoktrin dengan menyebut bahwa pemerintah RI thogut. Peristiwa ini diselidiki polisi.
Diketahui ada puluhan warga Kecamatan Garut Kota, Garut, yang kabarnya dibaiat masuk NII. Mereka mengaku kepada aparat pemerintahan setempat bahwa mereka telah didoktrin seseorang diberitahu bahwa Indonesia adalah negara thogut.

“Ajarannya yang diterima ya… menganggap negara ini thogut,” kata Lurah Sukamentri Suherman kepada wartawan, Rabu (6/10/2021) silam.

Lurah Sukamenteri Suherman mengatakan informasi tentang puluhan warga dibaiat masuk NII ini terungkap setelah ditemukan pengakuan salah seorang anak kepada orang tuanya.

Anak tersebut diketahui masih remaja dan berjenis kelamin laki-laki. Ia mengaku telah dibaiat dan disyahadatkan kembali oleh seseorang. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Suherman langsung melakukan pendataan. Hasilnya, diketahui ada 59 orang yang mengaku dibaiat masuk NII.

“Ada 59 kalau didata. Ada orang tua, ada anak-anak,” kata Suherman.

Kemudian, Suherman langsung menemui keluarga dan anak yang diduga dibaiat untuk bertemu dan menyelesaikan kasus tersebut dengan dibantu pihak terkait.

“Hasil dari tabayun, ada islah alhamdulillah yang bersangkutan menandatangani perjanjian dan akan kembali pada orang tua dan ajaran yang sesuai,” ujar Suherman. (red)

SILAHKAN DIKLIK: 

GARAM RUQYAH KHALIFAH: https://shopee.co.id/product/378764508/8388446349?smtt=0.378784085-1633700983.7.

MINYAK ZAITUN RUQYAH: https://shopee.co.id/product/378764508/10356215156?smtt=0.378784085-1633700846.7.

MADU RUQYAH: https://shopee.co.id/product/378764508/10650512464?smtt=0.378784085-1633700901.7

GARAM MANDI: https://shopee.co.id/product/378764508/8557063785?smtt=0.378784085-1633701055.7

RATUS WANGI REMPAH CEBOK: https://shopee.co.id/product/378764508/8847171492?smtt=0.378784085-1633701023.7

PEMBERSIH WANITA SARI HARUM: https://shopee.co.id/product/378764508/12722694238?smtt=0.378784085-1633700772.7.

JAMU GODOK DIABETEShttps://shopee.co.id/product/378764508/11336183183?smtt=0.378784085-1633701156.7

VITAMIN BURUNG: https://shopee.co.id/product/378764508/8564134767?smtt=0.378784085-1633701092.7.

*) Pasang link toko online anda di radarpagi.com dengan harga khusus

 

 

News Feed